Jumat, 05 April 2013

faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan akar


Akar merupakan organ vegetative utama memasok air, mineral dan bahan-bahan yang paling penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Walaupun memilki sumbangan yang sangat penting seringkali, bahkan terlalu sering, akar itu tidak dipedulikan karena akar itu tidak tampak, maka tidak diperkirakan.
Fungsi akar :
Pertumbuhan akar yang kuat lazimnya diperlukan untuk kekuatan dan pertumbuhan pucuk pada umumnya. Apabila akar mengalami kerusakan karena gangguan secara biologis, fisik, atau mekanis dan menjadi kurang berfungsi, maka pertumbuhan pucuk juga akan kurang berfungsi.
Akar melayani tanaman dalam fungsi penting
1. Penyerapan hara dan mineral
2. Penambatan
3. Penyimpanan cadangan makanan
4. Transpor
5. Pembiakan
6. Sebagai pengatur pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara keseluruhan
Inisiasi dan Pertumbuhan Akar
Panjang akar merupakan hasil perpanjangan sel-sel dibelakang maristem ujung, sedangkan lebar yang lebih daripada pembesaran sel-sel ujung merupakan hasil dari maristem lateral atau pembentukan cambium, yang memulai pertumbuhan sekunder dari maristem cambium. Pertumbuhan panjang dan lingkar akar umumnya beranalogi dengan pertumbuhan panjang dan lingkar pada pucuk, walaupun demikian, percabangan lateral tidak analog, karena percabangan akar muncul dari lingkaran tepi yang jauh di dalam jaringan tua atau jaringan yang berdeferensiasi.
Sistem Perakaran
A. Sistem Perakaran Tanaman Dikotil
Sistem perakaran pada tanaman dikotil umumnya terdiri dari akar primer yang besar, geotropi positif dengan percabangan halus lateral. Kehalusan makin meningkat dengan makin mengkecilnya percabangan, yaitu cabang tersier lebih halus dari pada cabang sekunder. Seringkali akar primer (Akar tunggang) mengalami begitu banyak penebalan sekunder atau percabangan lateral yang halus misalnya Wortel tidak terlihat jelas keduanya
B. Sistem Perakaran Tanaman Monokotil
Perakaran monokotil terdapat pada (rumput-rumputan) halus dan tidak memiliki cambium untuk penebalan sekunder. Secara kolektif perakaran semacam ini disebut system perakaran serabut. Sistem perakaran monokotil mempunyai dua tahap
1. Akar seminal ( Akar biji)
2. Akar nodal ( Akar liar atau buku)
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Distribusi Akar
Perbedaan dalam kebiasaan berkembang perakaran, walaupun sesuai dengan sifatnya, biasanya juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan tanah, baik secara langsung atau tidak langsung. Faktor-faktor diatas tanah yang mempengaruhi pertumbuhan pucuk terutama transport kabohidrat ke akar, dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan akar, seperti juga factor-faktor rizosfer ( yaitu kelembapan, temperature, kandungan nutria, bahan beracun, kekuatan tanah dan agen biologis).


di koment ya

4 komentar:

  1. baru tau ane, makasih ya inpo nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama sob,.. mksih tas blogwalking nya

      Hapus
  2. ternyata akar itu begitu yahh :D

    mampirr juga yah gann

    BalasHapus
    Balasan
    1. indah dan memiliki fungsi fital bagi pertumbuhan tanaman,.. segera meluncur kawan..

      Hapus

sehabis membaca, tinggalkan pesan anda ya.. sehingga saya bisa tau respon dari orang-orang yang mampir diblog saya.. ok???