Kamis, 06 Februari 2014

Varietas lokal bawang merah di sul-teng


Bawang merah Palu memiliki ciri yang mirip dengan bawang merah Sumenep berdasarkan jumlah anakan per rumpun, tinggi tanaman, jumlah daun, serta bobot basah dan kering umbi. Namun, bawang ini agak berbeda dengan bawang merah Tinombo yang juga merupakan bawang lokal Sulawesi Tengah. Selanjutnya, hasil pembandingan tiga jenis bawang merah lokal Sulawesi Tengah (Palu, Tinombo, dan Napu) dengan tiga jenis bawang merah introduksi (Sumenep, Bima, dan Filipina) menunjukkan bahwa bawang merah Palu memiliki ciri yang mirip dengan bawang merah Sumenep, Bima, dan Filipina berdasarkan jumlah anakan per rumpun, tinggi tanaman, jumlah daun, serta bobot basah dan kering
umbi. 


Bawang merah Palu cocok dikembangkan di dataran rendah dan daya adaptasinya lebih baik dibanding bawang merahTinombo, sementara bawang merah Napu memiliki daya adaptasi yang lebih luas, mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi (Maskar et al. 2001). 
Ukuran umbi kecil dari varietas bawang merah lain yang dibutuhkan oleh banyak dan tebalnya lapisan pembungkus. Setiap suing dapat membentuk umbi samping sehingga menjadi rumpun yang terdiri dari atas tiga sampai delapan umbi. Warna umbi merah keputih-putihan disebut bawang tasima dan umbi merah muda disebut bawang batu atau tatira (Rukmana, 1994).



di koment ya

0 tinggalkan jejak anda, dengan menanggapi postingan:

Poskan Komentar

sehabis membaca, tinggalkan pesan anda ya.. sehingga saya bisa tau respon dari orang-orang yang mampir diblog saya.. ok???