KEBUN JATI

Terletak di Desa Talaga Kecamatan Dampelas, dengan Luas 7 ha.

PANTAI BAMBARANO

Pantai berkarang indah ini terletak di Desa Sabang kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala.

JEMBATAN PONULELE

Jembatan Kebanggan warga Palu ini berada diwilayah pantai talise menuju arah donggala.

TANJUNG KARANG

salah satu objek wisata pantai, yang terletak di ujung pantai Donggala, dengan suasana pantai yang terasa nyaman.

situs Tadulako dan Pokekea

situs sejarah ini berada di lembah Besoa, Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah..

Tampilkan postingan dengan label tokoh-tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh-tokoh. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2020

9 artis wanita indonesia yang menolak tua hot mom

Menjaga penampilan di usia yang tak lagi muda tentu sulit untuk dilakukan. Bagaimana cara agar kulit terlihat tetap kencang, tak ada noda hitam dan kerutan pada wajah, dan menjaga bentuk tubuh agar tetap terlihat langsing tentu membutuhkan usaha dan niat yang besar, khususnya kaum wanita. Apalagi, jika wanita tersebut sudah punya anak.
Tapi, hal itu tidak berlaku pada 9 hot moms pilihan kumparan (kumparan.com) yang satu ini. Siapa saja mereka? Ini dia.
1. Sophia Latjuba
Kulitnya kencang, tubuhnya langsing, dan wajahnya yang blasteran membuat sosok Sophia Latjuba dikagumi kaum Adam, mulai dari yang muda sampai yang tua. Wanita berdarah Jerman-Bugis ini adalah ibu dari 2 orang anak, yakni Eva Celia Latjuba yang lahir pada tahun 1992 dan Manuella Natasha Aziza Villareal yang lahir di tahun 2005.
Di usia ke-46 tahun, Sophia tidak terlihat bahwa dirinya adalah seorang ibu dan pernah menikah dua kali, yang pertama dengan Indra Lesmana dan yang kedua dengan Michael A. Villareal. Rahasia cantik Sophia? Tentu dengan melakukan yoga dan makan makanan yang sehat.
2. Wulan Guritno
Tahun ini, Wulan Guritno berusia 36 tahun. Sebelum menikah dengan Adilla Dimitri pada tahun 2009, Wulan pernah menikah dengan Atilla Arius Syach sejak tahun 1998 dan resmi bercerai pada tahun 2000.
Dari pernikahannya dengan Attila, Wulan dikaruniai seorang anak perempuan bernama Shaloom Razade Syach. Sedangkan dengan Adilla, Wulan melahirkan dua orang anak bernama London Abigail Dimitri dan Jeremiah Alric Dimitri. Meski punya 3 anak, wanita berdarah Jawa-Inggris ini masih terlihat cantik memukau.
3. Dian Sastrowardoyo
Bintang film ‘Ada Apa Dengan Cinta?’ ini terbukti awet muda. Buktinya, di umur 35 tahun, kecantikan wanita Jawa masih terpancar dengan sangat jelas.
Padahal, ia adalah ibu dari dua orang anak yang bernama Syailendra Naryama Sastraguna Sutowo dan Ishana Ariandra Nariratana Sutowo dari pernikahannya dengan Maulana Indraguna Sutowo. Agar tetap terlihat segar, Dian diketahui sering melakukan olahraga dengan pergi ke gym.
4. Olla Ramlan
Siapa yang tidak mengagumi kecantikan Olla Ramlan? Di usia 37 tahun, Olla adalah sosokhot mom yang sangat digandrungi oleh kaum pria di Indonesia. Sebelumnya, Olla pernah menikah dengan pria bernama Alex Tian yang memberinya seorang putra bernama Sean Michael Alexander.
Kini, wanita kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini berstatus sebagai istri Muhammad Aufar Hutapea dan ibu dari Aleena Naira Hana Hutapea. Ia juga sedang mengandung anak ketiganya yang usianya masih 5 bulan.
5. Tamara Bleszynski
Hot mom bernama asli Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszyński ini adalah keturunan Sunda-Polandia. Dan tahun ini, usianya 42 tahun. Tamara pernah menikah dua kali. Pertama dengan Teuku Rafly dari tahun 1997 hingga 2007, dan yang kedua dengan Mike Lewis dari tahun 2010 sampai 2012.
Dari pernikahannya dengan Rafly, Tamara melahirkan seorang putra bernama Teuku Rassya di tahun 1999. Di tahun 2010, Kenzou Leon Blezynski Lewis yang merupakan buah cintanya dengan Mike Lewis lahir ke dunia.
6. Gisella Anastasia
Meski usianya masih 26 tahun, jebolan ajang pencarian bakat ‘Indonesian Idol’ ini pantas menyandang julukan hot mom.
Muda, kulitnya yang putih bersih, tubuh langsing, dan wajah cantik tentu membuat beberapa orang tidak menyangka bahwa ia sudah menikah dengan Gading Marten sejak 2013 dan punya seorang anak perempuan bernama Gempita Noura Marten.
7. Jessica Iskandar
Jessica Iskandar atau Jedar adalah ibu dari seorang anak laki-laki bernama El Barack Alexander, buah cintanya dengan pria bule bernama Ludwig Franz Willibald Maria Joseph Leonard.
Kaya raya, seksi, dan menawan adalah keunggulan Jedar sebagai hot mom muda. Ya, Jedar masih berusia 29 tahun.
8. Yuni Shara
Jangan lupakan sosok mantan kekasih Raffi Ahmad yang satu ini. Wanita berusia 45 tahun ini masih terlihat sangat muda lengkap dengan tubuh langsing. Baru-baru ini, netizen dibuat kaget oleh aksi Yuni di dapur yang sedang menyiapakan makanan untuk anak-anaknya.
Lucunya, ia mengenakan kostumnya untuk show. Yuni adalah ibu dua anak yang diberi nama Cavin Obient S. Siahaan dan Cello Obient Siahaan.
9. Maia Estianty
Sudah punya 3 anak lelaki yang sudah besar-besar, Maia Estianty masih terlihat hot.
Padahal, usianya sudah 41 tahun. Awet muda, ya?

Rabu, 19 Juni 2013

Adolf hitler masuk islam dan mati di indonesia

Dari sekian banyak informasi yang ada tentang kematian Hitler, tidak ada satupun yang dapat menyebutkan secara pasti apa penyebab kematian sang diktator Nazi ini.
Bagaimanakah sebenarnya akhir dari petualangan Hitler itu?
Benarkah Hitler bersama istrinya Eva Braun bunuh diri setelah minum racun sianida?
Lantas bagaimanakah hasil otopsi pihak Amerika ketika tengkorak Hitler dipamerkan pada tahun 2000 lalu, yang ternyata adalah tengkorak seorang wanita?
Dimanakah sebenarnya keberadaan Hitler setelah jatuhnya Berlin di tangan sekutu?
Beberapa Versi Tentang Kematiannya
Versi yang paling populer menyebutkan bahwa Hitler tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dan minum racun sianida pada 30 April 1945, saat Jerman diduduki oleh Uni Soviet.

Meski sejumlah ahli sejarah ragu Hitler menembak dirinya, dan menduga hal itu hanyalah propaganda Nazi untuk menjadikan Hitler sebagai pahlawan.
Namun, lubang pada potongan tengkorak itu tampak menguatkan argumen tersebut ketika tengkorak itu dipamerkan di Moskow tahun 2000. Bagaimana dan kapan Hitler meninggal sekarang ini masih diselimuti misteri.
Dapat dijumpai penjelasan tentang penyebab dan kapan Hitler mati dari beberapa versi. Ada kematian versi Jerman, versi Rusia, dan versi para peneliti atau ilmuwan.
Versi Jerman, seperti yang diceritakan oleh Flegel, salah satu perawat Hitler dan petinggi Nazi lainnya saat di dalam bunker.
Adolf hitler bersama kedua anaknya
Versi Rusia, yang dinyatakan oleh seorang pejabat tinggi dinas rahasia Rusia, KGB, yang mengklaim, bahwa Adolf Hitler mengakhiri hidupnya tidak dengan menembak dirinya sendiri, tetapi dengan meminum racun sianida.
Seperti yang dinyatakan oleh Letnan Jenderal Vasily Khristoforov, staf arsip untuk dinas keamanan FSB Rusia, “Paramedia militer Uni Soviet kala itu telah memastikan bahwa Hitler dan Eva Braun tewas setelah minim racun sianida pada 30 April 1945.”

Versi para ilmuwan, terakhir adalah menurut pendapat umum dalam hal ini diwakili oleh para ilmuwan. Sudah lama sebenarnya para ilmuwan dan ahli sejarah menyatakan bahwa potongan tengkorak yang telah diambil dari luar bunker Hitler oleh tentara Rusia dan selama ini disimpan intelijen Soviet itu akan menjadi bukti yang meyakinkan bahwa menembak dirinya hingga tewas setelah minum pil sianida pada 30 April 1945.
koran mengabarkan fitler telah mati
Akhirnya dilakukan analisis DNA terhadap potongan tengkorak itu oleh peneliti Amerika, dan mereka menyatakan, “kami tahu tengkorak itu berhubungan dengan seorang perempuan berusia antara 20 dan 40 tahun,” kata ahli arkelogi Nick Bellantoni dari Universitas Connecticut, AS, dikutip dari Dailymail.
“Tulang itu kelihatan sangat tipis, tulang tengkorak laki-laki cenderung lebih kuat. Dan persambungan di mana lempengan tengkorak itu menyatu tampak berhubungan dengan seseorang yang berusia kurang dari 40 tahun. Hitler pada April 1945 berusia 56 tahun.“

Dengan adanya hasil tes DNA tersebut, berarti sejarah kematian Hitler menjadi sebuah misteri kembali, dan para ahli teori konspirasi harus memikirkan kembali kemungkinan-kemungkinan lain tentang kematian Hitler, seperti mungkin saja Hitler tidak mati dalam bunker.

Sekilas Tentang Adolf Hitler
Mengenai masa kecil, masa remaja, sampai dengan ketika menjadi seorang diktator, Hitler kecil adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan mengenggap perilakunya yang “antisosial” sebagai sebuah kutukan.
Ayahnya seorang yang keras dalam mendidik anak, sedang ibunya (Klara) sangat baik kepadanya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dari ayahnya inilah yang memberikan andil besar dalam pembentukan mental dan kejiwaan Hitler saat dewasa.
Ketika hidupnya sulit, Perang Dunia 1 pun pecah. Tanpa ragu-ragu Hitler mendaftar menjadi tentara dengan pangkat Kopral, bertugas di medan perang di barisan paling depan. Kecewa dengan kekalahan Jerman di Perang Dunia 1, dan melihat negara dan rakyatnya yang sengsara dan kelaparan, Hitler pun masuk menjadi Anggota Partai Buruh yang kemudian menjadi NSDAP (National Socialistische Deutsche Arbeiter Partei).
Surat Izin Masuk dr Poch ke Indonesia (imigrasi)
Tahun 1920, Hitler menjadi Kepala Bagian Propaganda, disinilah terlihat bakat Hitler di bidang pidato dan agitasi.
Satu tahun kemudian, 1921, akhirnya Hitler menjadi ketua partai.
Akhirnya pada tahun 1962 Hitler mendapatkan wewenang mutlak dari partainya.

Dan Hitler adalah seorang orator ulung ”singa podium”, ahli pidato yang bisa menghipnotis massa pendengarnya.
Hitler adalah politikus handal dan berhasil membangun pencitraan yang sukses melalui propaganda. Ia berhasil membangun opini menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang sukses melalui propaganda.

Ia berhasil membangun opini menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang ditakuti. Ia juga berhasil membangun opini sebagai fuhrer atau pemimpin yang dapat dipercaya rakyatnya, membawa bangsanya ke puncak kejayaan.
Bukti-Bukti Hitler di Indonesia
Bagaimana caranya Hitler sampai ke Indonesia? bisa menjadi WNI? Bagaimana dia bekerja menjadi seorang dokter di Rumah Sakit Umum Sumbawa Besar? dan sampai dengan pertemuan Hitler dengan seorang wanita sunda yang akhirnya menjadi istrinya?
Juga tentang kesaksian dr Sosro Husodo saat bertemu dengan Hitler ketika di Sumbawa Besar. Dan semuanya dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung serta foto-foto yang akurat.
Surat Permohonan Hitler menjadi WNI
Hitler yang terkenal sangat bengis di abad ke 20, ternyata bersembunyi di Indonesia sejak tahun 1954 sampai dengan tahun 1970, yang kemudian tercium oleh Sekutu (AS, Uni Sovyet, Inggris dan Prancis) yang selanjutnya diusut oleh Pemerintah Israel yang terus-menerus mengejar para tokoh Nazi.
Pada tahun 1954 Adolf Hitler masuk ke Indonesia dengan menggunakan nama palsu, dr Poch. Pada awalnya dr Poch tinggal di Dompu lalu pindah ke Bima, selanjutnya pindah ke Kabupaten Sumbawa Besar, kemudian bekerja menjadi dokter di Rumah Sakit Umum Kabupaten Sumbawa Besar.
Surat Keputusan Resmi Presiden RI Hitler tinggal di indonesia
Seluruh penduduk pulau Sumbawa kenal dengan dokter ini, yang di panggil dengan julukan “dokter Jerman”.
Salah satu peninggalan Adolf Hitler meninggal pada tanggal 15 Januari 1970 di Surabaya, yaitu buku catatan kecil berwarna cokelat ukuran 9×16 cm dengan tebal 44 cm.
Di dalam buku itu tertulis puluhan address book teman-teman dan kolega Hitler yang sama, seperti yang ada di sejarah Eropa.
Begitu pula tulisan tangan yang dibuatnya dibuku-buku tersebut sangat identik dan mirip dengan tulisan tangan Hitler.
Buku ini mempunyai arti yang sangat besar, karena merupakan salah satu bukti otentik yang menyatakan bahwa “dr Poch” adalah dewa-Nazi, Adolf Hitler.
Kemudian Hitler bertemu dengan seorang gadis bernama Sulaesih yang sedang menggembara ke Sumbawa Besar, yang akhirnya dilamar oleh Hitler.
Surat Keputusan dr poch (Hitler) tinggal di SUMBAWA
Tidak lama setelah dr Poch melamar Sulaesih, beliau memeluk agama Islam pada tahun 1964, yang disaksikan oleh Ketua Kantor Agama di Sumbawa, (tapi sayang Sulaesih lupa namanya) dan mengganti namanya menjadi Abdul Kohar. Pada tahun 1965 Hitler pun menikahinya.

Aries Zulkarnaen, salah satu saksi keberadaan dr Poch pada tahun 2010 lalu mengatakan dokter itu punya dua kepribadian yang bertolak belakang, pemarah namun sering bercanda dengan warga.

“Dia pemarah, banyak memberi resep dengan mulut [menyebutkan nama obat], tapi kalau ada yang tanya lagi, dia bilang, kan sudah saya bilang,” kata Aries.
Poch juga akan marah jika pasiennya menyebut penyakit yang mereka derita. “Apa kamu dokter?,” kata Aries, menirukan gertakan yang sering diucapkan Poch.

.. bersambung ke fakta-fakta adolf hitler meninggal di indonesia

Kamis, 28 Maret 2013

sikap Cristiano Ronaldo yang mengejutkan umat islam dunia


Assalamualaikum dan selamat sejahtera sobat blogger, kali ini forester untad blog akan mengshare tentang sikap dari seorang mega bintang CR 7, di akhir pertandingan lanjutan Piala Dunia Grup F antara Portugal dan Israel, Cristiano Ronaldo menolak bertukar jersey dengan pemain Israel. Menurut laporan Shabestan, wartawan tv Aljazeera sempat bertanya kepada Ronaldo, ‘Anda saat ini berada di tanah Israel atau Palestina?’ Bintang dunia yang berasal dari Portugal ini menjawab, “Saya berada di bumi Palestina.” Entah apa yang ada dipikirannya,.. memang dari kabar akhir-akhir ini cristiano ronaldo sikapnya sangat pro islam,. Ini juga tak lepas dari dukungannya terhadap rekan setim nya di real madrid, mezut ozil yang beberapa lalu waktu mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang pemain barcelona david villa,.. 



Di akhir pertandingan, salah satu pemain Israel mendekati Ronaldo untuk bertukar jersey, namun dia tidak menghiraukan pemain Israel tersebut. Seperti diberitakan, Portugal bertanding melawan Israel baru-baru ini di pertandingan lanjutan  Piala Dunia Grup F. Seperti diberitakan oleh Antara, Portugal bangkit dari tertinggal 1-3 untuk menyamakan kedudukan 3-3 di masa tambahan. Lihat video ni 

Senin, 06 Agustus 2012

Empat Saudara Pelestari Raflesia

Mimpi mereka hanya satu, melihat bunga Rafflesia arnoldii tumbuh aman dan terjaga. Empat laki-laki bersaudara kandung itu tidak ingin anak cucu mereka atau dunia luar kelak hanya mengenal bunga eksotis itu dari foto atau gambar saja. Mereka ingin masyarakat tetap dapat datang ke habitat bunga raksasa itu di hutan-hutan Provinsi Bengkulu dan menikmati keelokannya.

Niat tulus itulah yang mendorong empat bersaudara kandung: Holidin (42), Zul Zum Dihamzah (40), Burmansyah (37), dan Jumadi (28) membentuk kelompok pelestari bunga langka Rafflesia arnoldii pada 2006. Kelompok itu mereka namakan Tim Peduli Puspa Langka (TPPL) Rafflesia arnoldii.

Sebelum membentuk TPPL, empat bersaudara dari tujuh bersaudara asal Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, itu sudah mengenal cukup lama bunga raflesia. Mereka pertama kali berjumpa dan melihat keindahan Rafflesia arnoldii pada 1985.

”Saat itu Jumadi masih empat tahun dan saya duduk di sekolah dasar,” ujar Burmansyah.

Burmansyah mengungkapkan, betapa mereka waktu itu sangat tertarik akan keberadaan bunga raksasa tersebut. Alhasil, mereka menjadi sering keluar masuk hutan, sekadar untuk mengetahui bentuk yang sesungguhnya dari tunas menjadi besar siap mekar. Kebetulan, desa tempat mereka tinggal terletak berdampingan dengan hutan lindung Rindu Hati dan Bukit Daun yang merupakan salah satu habitat raflesia.

Pada tahun 1993, saat mereka menginjak usia remaja, sama seperti masyarakat Kepahiang lainnya yang mengetahui ada bunga raksasa itu sedang mekar, mereka akan memasang tanda plang bertuliskan ”Ada Rafflesia Mekar”.

Papan pengumuman dipasang di pinggir jalan. Pengendara yang lewat atau wisatawan alam yang tengah melintas jalan penghubung Kepahiang-Kota Bengkulu pasti akan tertarik dan berhenti.

”Sudah pasti mereka akan berhenti dan meminta kami menunjukkan bunga yang tengah mekar itu,” ujar Burmansyah.

Keinginan kuat melestarikan dan menjaga raflesia muncul tahun 1998. Pada tahun itu mereka menemukan bunga bangkai Amorphophallus titanum yang tersisa di antara lahan kritis di hutan lindung dekat rumah mereka.

Mereka menyelamatkan umbi Amorphophallus dan membawanya ke rumah di Desa Tebat Monok. Umbi seberat 65 kilogram mereka pecah-pecah dan tanam lagi sehingga menjadi tanaman baru.

Dari penyelamatan itu sampai sekarang, mereka sudah menanam empat dari 11 spesies Amorphophallus yang tumbuh endemik di Sumatera. Awal penyelamatan Amorphophallus itu akhirnya mendorong mereka untuk sekaligus menyelamatkan bunga Rafflesia arnoldii. Apalagi, bunga itu sudah ditetapkan sebagai bunga langka melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993.

Penjagaan bunga

Zul menuturkan, tahun 1998-2000 mereka kembali masuk dan keluar hutan lindung. Mereka mencari titik-titik tumbuh raflesia, membuat barak pangkalan penjagaan sekaligus mempelajari secara otodidak proses pembungaannya.

”Tahun itu, bahkan, sampai sekarang, ada saja orang jahil dan merusak raflesia,” ujar Zul.

Zul menceritakan, pada 1998, tepatnya saat malam takbiran, ia baru dua jam meninggalkan raflesia yang tengah mekar. Saat kembali ke pangkalan yang ia bangun dekat bunga yang mekar, ia mendapati bunga berdiameter 85 sentimeter itu sudah hilang.

Selain itu, mereka juga sering mendapati masyarakat yang jahil mencungkil bunga, mencacah-cacah kelopak bunga, bahkan memotong akar bunga hingga mati. ”Saya sangat kesal waktu itu,” ujar Zul.

Namun, seiring niat tulus mereka, kegiatan mencari titik tumbuh, menjaga tunas hingga mekar, serta mempelajari Rafflesia arnoldii tetap mereka lakukan. Sebagai pelestari mandiri dan tidak mendapatkan bantuan pendanaan dari mana pun, kegiatan menjaga raflesia mereka lakukan setelah menyelesaikan pekerjaan di kebun atau ladang mereka.

Empat saudara itu juga masih mau membagi kebahagiaan melihat dan mengamati raflesia meski hanya sesaat. Setiap kali ada bunga mekar, mereka pasti menginformasikan hal tersebut.

Ribuan wisatawan mancanegara dan domestik, yang datang berkunjung ke Tebat Monok, pasti meminta dipandu oleh empat saudara itu untuk melihat raflesia di dalam hutan. Sampai hari ini, ada 21 titik tumbuh raflesia yang mereka jaga.

”Kalau lokasi tempat 21 titik tumbuh itu dipastikan aman, medannya sulit dan jauh dari jalan,” ujar Zul.

Zul mengungkapkan, dengan melihat langsung Rafflesia arnoldii, selain menumbuhkan kepedulian, juga sekaligus meluruskan pemahaman masyarakat. Selama ini masyarakat memahami raflesia sebagai bunga bangkai dan itu salah. Bunga bangkai adalah Amorphophallus titanum.



Uji coba

Pada tahun 2003 empat bersaudara itu memindahkan area pelestarian Amorphophallus ke lahan kebun di tepi jalan lintas Kota Bengkulu-Kepahiang, Desa Tebat Monok, Kepahiang. Lahan itu di belakang rumah Zul itu itu diperoleh dari kedua orangtua mereka, Syamsudin (70) dan Sihawati (65), sebagai bentuk dukungan atas kegiatan anak-anaknya. Dengan adanya lahan itu, mereka juga bermimpi bisa menumbuhkan raflesia.

Jumadi menuturkan, tahun 2006, saat memutuskan membentuk kelompok pelestari bernama TPPL, mereka sudah mempelajari raflesia tumbuh di batang atau liana yang rebah di tanah dan berakar, bukan dari spora. Batang tersebut juga tumbuh dekat dengan sumber air atau di tanah yang mengandung air.

”Begitu lamanya waktu yang dibutuhkan satu bunga raflesia untuk mekar beberapa hari,” ujar Jumadi.

Ketika TPPL terbentuk dan yakin dengan pengamatan mereka selama ini, empat bersaudara itu berusaha menumbuhkan liana batang raflesia itu, di kebun di belakang rumah Zul. Mereka membuat setek dari batang itu dan menanamnya di kantong plastik (polybag). Beberapa setek kini sudah tumbuh.

Sayangnya, upaya pelestarian itu belum mendapat respons dari Pemkab Kepahiang atau Pemprov Bengkulu. Namun, tindakan pelestarian TPPL sudah mendapatkan respons dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu. BKSDA menilai positif tindakan itu dan mendukung mereka. Sementara Pemkab Kepahiang masih sebatas mengusulkan TPPL sebagai penerima Kalpataru 2010.

Mereka tidak terlalu berharap pada bantuan. Empat kakak-beradik itu tetap berpegang teguh pada niat tulus, melestarikan Rafflesia arnoldii yang sekarang nyaris punah.

BIODATA
• Nama: Holidin • Lahir: Bengkulu Selatan, 14 Mei 1967
• Nama : Zul Zum Dihamzah • Lahir: Bengkulu Selatan, 13 Mei 1970
• Nama: Burmansyah • Lahir: Bengkulu Selatan, 7 Agustus 1973
• Nama: Jumadi • Lahir: Kepahiang, 24 April 1981
• Pendidikan: Semua lulus SMA Kepahiang
• Pekerjaan: Petani kopi dan pelestari bunga Rafflesia arnoldii

Sumber :
Kompas
Helena F Nababan dan Agus Mulyadi

Kredit Foto :
Kompas
Google