KEBUN JATI

Terletak di Desa Talaga Kecamatan Dampelas, dengan Luas 7 ha.

PANTAI BAMBARANO

Pantai berkarang indah ini terletak di Desa Sabang kecamatan Dampelas Kabupaten Donggala.

JEMBATAN PONULELE

Jembatan Kebanggan warga Palu ini berada diwilayah pantai talise menuju arah donggala.

TANJUNG KARANG

salah satu objek wisata pantai, yang terletak di ujung pantai Donggala, dengan suasana pantai yang terasa nyaman.

situs Tadulako dan Pokekea

situs sejarah ini berada di lembah Besoa, Lore Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah..

Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2020

jenis jenis virus berbahaya bagi kesehatan di dunia



Virus merupakan benda kecil yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang dan kebanyakan sangat berbahaya. Mereka dapat mempengaruhi setiap makhluk hidup, baik manusia, hewan, tumbuhan atau bahkan bakteri.


Berikut 10 virus paling berbahaya di dunia yang sudah dapat diidentifikasi para ahli dilansir topteny.com:



10. Ebola
Kasus ebola pertama dilaporkan dari Kongo, Afrika. Namanya seperti nama sungai di sana, Sungai Ebola. Belum lama ini para peneliti dunia mengumumkan bahwa mereka telah berhasil menemukan obat yang mampu melawan virus Ebola. Puluhan dekade lalu, Ebola menjadi penyakit yang amat menakutkan, karena obatnya tak juga ditemukan.  Gejala-gejala Ebola dimulai dengan sakit kepala parah dan sakit tenggorokan. Jika keparahan meningkat, maka terjadi pendarahan hebat, baik internal maupun eksternal.



9. HIV/AIDS
Sama seperti virus Ebola, AIDS juga berasal dari Afrika. Mulanya penyakit ini juga belum memiliki obat, sehingga membuat gempar warga dunia. Saat ini, beberapa obat sudah digunakan untuk pengobatan, tapi sayang tidak semua negara memiliki akses atas obat-obatan ini. Virus HIV /AIDS sangat berbahaya, karena menghancurkan sistem kekebalan tubuh dan membuat korbannya rentan terhadap banyak infeksi dan penyakit lainnya.



8. Rabies
Rabies adalah penyakit tua, yang ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi, terutama anjing dan kelelawar. Korban yang digigit hewan rabies harus segera menuju ke rumah sakit terdekat dan mendapatkan perawatan melalui vaksinasi. Virus rabies akan menyusup ke sistem saraf pusat dan bisa menyebabkan kematian. Mereka yang terjangkit virus ini dinilai akan berubah menjadi zombie, karena pada beberapa kasus, korban menjadi gila dan melakukan tindak kekerasan.



7. Yellow Fever/Demam Kuning
Sama seperti beberapa virus mematikan sebelumnya, Yellow Fever juga dari Afrika. Virus ini ditularkan oleh gigitan nyamuk dan pernah dianggap sebagai salah satu penyakit yang mengancam jiwa. Gejala-gejala yang dialami misalnya, mual, demam, dan nyeri pada otot. Pada beberapa kasus ekstrem akan terjadi pendarahan dari mulut, hidung, perut, bahkan mata.



6. Lassa
Lassa adalah virus berbahaya yang berasal dari tikus dari Afrika Barat dan penyakit menyebar melalui udara. Bila menginfeksi korbannya, virus ini menyebabkan nyeri di dada, demam, pembengkakan pada wajah, dan dalam beberapa kasus menimbulkan tuli. Lassa merupakan virus yang mematikan, namun dapat diobati dengan antivirus.




5. Cacar
Virus ini disebarkan oleh manusia yang sakit kepada manusia lainnya. Ada berbagai jenis cacar yang berbeda, tapi umumnya bergejala sama, yaitu demam parah disertai dengan pustula cairan yang sepenuhnya menutupi kulit. Sebelum obatnya ditemukan, cacar bisa menyebabkan kematian. Namun saat ini, cacar bisa disembuhkan, dengan tetap meninggalkan bekas-bekas luka pada penderitanya.


4. Demam Berdarah
Virus penyakit ini berkembang di daerah tropis, yang dimulai dari Filipina dan Thailand. Penderita akan merasakan demam tinggi, sakit pada tulang dan otot.
Tanda-tanda lain terjangkitnya virus ini adalah mual, diare, perdarahan internal dan, pada kasus yang ekstrim dapat menyebabkan kematian. Virus demam berdarah tidak menular, namun belum ada obat yang mampu melawannya.



3. Hantavirus
Hantavirus merupakan penyakit yang disebabkan oleh hewan pengerat dan dikenal sebagai hantavirus paru sindrome. Kasus pertama dilaporkan pada 1993 di Amerika Serikat. Hantavirus tidak menyebar melalui manusia. Tanda-tanda penderita yang terinfeksi adalah sakit kepala parah, demam, sesak napas, dan dalam kasus yang ekstrem bisa menyebabkan syok kardiovaskular atau gagal ginjal akut.



2. Marburg
Marburg dianggap sebagai salah satu virus paling mematikan di dunia dan belum ada obatnya. Penyakit ini sangat menular dan dapat menyebar melalui kontak melalui sekresi tubuh. Virus ini diturunkan secara genetik, namun sangat jarang terjadi. Para penderitanya akan mengalami demam, perdarahan internal, dan eksternal, kegagalan beberapa organ yang sangat mungkin menyebabkan kematian.



1. HCV
HCV adalah virus Hepatitis C. Sebenarnya hepatitis adalah nama yang diberikan untuk sejumlah penyakit yang mempengaruhi hati, seperti Hepatitis A sampai E. Hepatitis C dianggap sebagai jenis yang paling berbahaya. Virus ditularkan melalui darah, terutama melalui transfusi darah, transplantasi organ, berbagi jarum, dan melalui hubungan seksual. Seorang perempuan hamil juga dapat menularkan virus HCV kepada bayinya, jika ia terinfeksi. Gejala-gejala penyakit ini baru akan muncul beberapa tahun kemudian, seperti kondisi hati yang rusak parah atau bahkan kanker hati. (Nessy Febrinastri)

Sabtu, 15 November 2014

Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

Jika kita perhatikan tumbuhan dan hewan memiliki perbedaan yang sangat besar, dimana tumbuhan tidak dapat bergerak dengan aktif seperti hewan dan hewan tidak bisa melakukan fotosintesis. Hal ini disebabkan karena bentuk sel tumbuhan yang kaku sehingga tidak fleksibel, berbeda dengan sel hewan yang fleksibel dan bentuknya dapat berubah-ubah.


Selain dari bentuknya, perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan juga dapat dibedakan dari hal-hal berikut:



Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Sel Tumbuhan

struktur sel tumbuhan

 Sel tumbuhan lebih besar dari sel Hewan
 Tidak memiliki lisosom
 Tidak memiliki sentrosom
 Memiliki dinding sel dan membran sel
 Umumnya memiliki plastida
 Mempunyai bentuk yang tetap
 Memiliki vakuola ukuran besar, banyak
Sel Hewan

struktur sel hewan

Sel Hewan lebih kecil dari sel Tumbuhan
Tidak memiliki plastida
Tidak memiliki dinding sel
Memiliki lisosom
Memiliki sentrosom
Mempunyai bentuk tidak tetap
Tidak memiliki vakuala (walaupun ada juga yang memiliki vakuola tapi  ukuran kecil)

Struktur Sel Tumbuhan

Sel Tumbuhan

Di tinjau dari bagian-bagiannya, sel tumbuhan memiliki sedikit perbedaan dengan sel hewan. Perbedaan tersebut yakni: pada sel tumbuhan memiliki dinding sel, plasmodesma, kloroplas, dan vakuola besar, sedangkan pada sel hewan tidak. Bagian-bagian lain yang terdapat pada sel tumbuhan umumnya sama dengan sel hewan.


    Dinding sel

Dinding sel tumbuhan terbentuk dari bahan polisakarida yaitu selulosa. Fungsi dinding sel yaitu melindungi sitoplasma dan membran sitoplasma. Pada beberapa sel tumbuhan sel yang satu dengan sel lainnya dihubungkan dengan plasmodesmata.
Dinding Sel
 
Gambar 11. Dinding sel

 Plastida

Umumnya sel tumbuhan mengandung plastid, ukuran diameternya 4 -6 mikron(μ). Plastida ada yang berwarna ada yang tidak. Plastida yang tidak berwarna disebut leukoplas sedangkan yang berwarna disebut kromoplas. Leukoplas yang berfungsi untuk membuat amilum disebut amiloplas dan yang membuat lemak disebut lipoplas. Sedangkan kromoplas yang mengandung klorofil disebut
kloroplas. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu :
1.      Leukoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan), terdiri dari:
v Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan,
v  Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak).
v Proteoplas (untuk menyimpan protein).
2.      Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
kloroplas
Gambar 12. Kloroplas


1.      Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :

v   Karotin (kuning)
v  Fikodanin (biru)
v  Fikosantin (kuning)
v  Fikoeritrin (merah)
kelompok plastida
Gambar 13. Kelompok  plastida


Vakuola

Vakuola terdapat baik pada sel tumbuhan maupun sel hewan, tetapi pada sel tumbuhan tampak lebih besar dan jelas terutama pada sel yang sudah tua.Vakuola pada sel tumbuhan dikelilingi membran tunggal disebut tonoplas. Vakuola sel tumbuhan umumnya berisi: air, phenol, antosianin dan protein, glikosida , garam-garam organic, protein, tanin (zat penyamak), minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati, Roseinepada mawar Zingiberine pada jahe), alkaloid (misalnya Kafein, Kinin, Nikotin, Likopersin dan lain-lain), enzim , butir-butir pati Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas vakuola.
vakuola
Gambar 14. Vakuola


Peroksisom (Badan Mikro)

Peroksisom merupakan ruang metabolisme khusus yang dilingkupi oleh membran tunggal. Peroksisom mengandung enzim yang mentransfer hidrogen dari berbagai substrat ke oksigen, yang menghasilkan hidrogen peroksida (H202) sebagai produk-samping, dari sinilah organel tersebut mengambil namanya. H202 yang dibentuk oleh metabolisme peroksisom itu sendiri beracun, tetapi organel ini mengandung suatu enzim yang mengubah H20 menjadi air.
peroksisom
Gambar 15. Peroksisom

Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). Peroksisom tumbuh dengan cara menggabungkan protein dan lipid yang dibuat dalam sitosol, dan memperbanyak jumlahnya dengan membelah diri menjadi dua setelah mencapai ukuran tertentu.

Plasmodesmata
Merupakan suatu saluran terbuka pada dinding sel tumbuhan untuk memfasilitasi, komunikasi, dan transportasi bahan-bahan antara sel-sel tanaman. Fungsi plasmodesmata menghubungkan ruang sitoplasmik dengan saluran khusus yang memungkinkan pergerakan antar air, berbagai nutrisi dan molekul lainnya. Plasmodesmata berada di daerah dinding  sel yang disebut bidangpit primer.
plasmodesmata
Gambar 16. Plasmodesmata

Ringkasan sel Tumbuhan


Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup seluler. Sel pada makhuk hidup dibedakan atas dasar struktur sel dan ada tidaknya membran inti menjadi dua kelompok yaitu kelompok sel prokariotik dan sel eukariotik.
Sel prokariotik contohnya bakteri dan ganggang biru. Sel prokariotik tidak memiliki membran nukleus yang jelas untuk melindungi DNA, sel eukariotik contohnya sel tumbuhan dan hewan tingkat tinggi. Sel eukaryotik memiliki kompartemen sitoplasma yang dikelilingi membran yang jelas, nukleus berisikan DNA. Tumbuhan, fungi, dan hewan adalah eukariota.
Terdapat perbedaan antara sel hewan dan sel tumbuhan, perbedaan tersebut

Sel Hewan terdiri atas:

Membran Plasma, Retikulum Endoplasma (RE) (RE halus (REH) dan RE kasar (REK)), Badan Golgi, Lisosom, Mitokondria, Sentrosom, Inti atau Nukleus, Mikrotubulus, Mikrofilamen.

Sel Tumbuhan terdiri atas:

Dinding sel, PlastidaVakuola, Peroksisom (Badan Mikro)plasmodesmata.

Kata kunci untuk menuju artikel STRUKTUR SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN ini adalah: sel hewansel tumbuhansel hewan dan sel tumbuhansel tumbuhan dan sel hewanstruktur selsel hwan dan tumbuhan beserta fungsinya


DAFTAR PUSTAKA
Sumber buku :
*      Campbell, et.al. 2010. Biologi Edisi Kedelapan Jilid 1. Jakarta: Erlangga.
*      Nugroho, L. Hartanto, Issirep Sumardi. 2004. Biologi Dasar.Jakarta: Penebar Swadaya.
*      Kimball, Jhon W. 1983. Biologi Edisi Kelima Jilid I. Jakarta: Erlangga

Sabtu, 06 September 2014

dampak akibat pencemaran sungai



jika kita menakar dampak pencemaran sungai, maka pola pandangnya harus menyeluruh. Dimulai dari kesehatan dan tentu saja estetika lingkungan. Dampak dalam lingkup kesehatan tentu sudah jelas. Air sungai yang teremar bisa membawa bermacam-macam penyakit berbahaya misalnya saja mikroba patogenik dan insekta penyebar penyakit.

Sementara itu akibat pencemaran sungai dari estetika lingkungan bisa diamati secara kasat mata. Sungai yang sakit tentu terlihat “merana” dan tidak elok dipandang. Padahal salah satu fungsi sungai adalah sebagai sarana rekreasi manusia. Selain mata, indera penciuman juga akan merasakan dampak dari sungai yang tercemar. Anda tahukan, sampah yang menumpuk terlalu lama akan mengeluarkan aroma kurang sedap.

Nah, dampak ini tentu merugikan. Lantas bagaimana menanggulangi pencemaran sungai ini? Caranya tentu dengan mengupayakan pelestarian DAS atau daerah aliran sungai. Mulailah dari hulu sungai. Sebaiknya pada hulu, pepohonan tidak digunduli agar mencegah terjadinya erosi. Langkah berikutnya adalah dengan
mengubah mindset masyarakat yang beranggapan sungai adalah tempat sampah gratis. Untuk langkah kedua ini diperlukan sinergi semua pemangku kebijakan sebab mindset bukan hal yang sederhana untuk dirubah.
Pencemaran sungai perlu ditanggulangi sedini mungkin agar sungai bisa menjadi sahabat yang menopang kesejahteraan masyarakat. Sungai yang sehat merupakan etalase kepribadian sebuah bangsa. Jadi, jangan berpikir sungai sekedar persoalan sederhana.

jenis-jenis limbah dan pengertiannya


Limbah Domestik
Apa yang dimaksud dengan limbah domestic tak lain adalah penyebab pencemaran yang bersumber dari wilayah pemukiman penduduk. Limbah ini merupakan hasil dari berbagai kegiatan seperti perdagangan (pasar,hotel,restoran dll), kelembagaan (kantor, sekolah dll), serta lingkup wisata. Bentuk dari limbah domsetik ini bermacam-macam, antara lain:
1.    Limbah domestik padat dan merupakan sampah an-organik. Sampah ini tak mampu diurai oleh mikroorganisme. Adapun contoh sampah terebut antara lain kantong plastik, kaleng bekas minuman instan, botol plastik air mineral dan lain-lain.
2.    Limbah domestic cair. Yang digolongkan ke dalam kelompok ini antara lain tinja, oli, deterjen, cat dan lain-lain. Apabila materi dari limbah cair ini meresap ke dalam tanah, bisa saja mempengaruhi kesehatan tanah serta membunuh mikroorganisme yang hidup di dalam tanah.

Limbah Industri
Yang dimaksud dengan limbah industri adalah penyebab pencemaran tanah yang berasal dari wilayah manufaktur, industri kecil maupun industri skala rumahan. Bentuk limbah industri ini juga bermacam-macam, antara lain:
1.    Limbah industri padat, merupakan hasil buangan dari industri dalam bentuk padatan, lumpur, serta bubur yang merupakan hasil sampingan dalam proses industri dan tidak memiliki nilai ekonomis.
2.    Limbah industri cair, merupakan hasil pengolahan dalam suatu produksi. Contohnya adalah limbah hasil pengerajin tahu dan tempe juga limbah hasil pelapisan logam. Adapun unsur kimia yang lazim ditemukan dalam jenis limbah industri cair ini antara lain tembaga, khrom, perak, timbal, boron, arsen dan lain-lain. Apabila diserap oleh tanah, maka nilai kesuburannya tentu akan berkuran.

Limbah Pertanian
Penyebab pencemaran tanah yang satu ini bersumber dari sisa-sisa pupuk yang digunakan dalam kegiatan pertanian. Jenis pupuk yang paling sering dijumpai merusak tanah adalah urea, DDT juga pestisida. Selain membuat komponen hasil tanam kurang sehat, material dari pupuk ini juga mempengaruhi kesuburan tanah.